Rabu, 01 Februari 2017

trouble shooting hardware

Troubleshooting Hardware dan Software Komputer
Troubleshooting adalah adanya suatu masalah atau adanya ketidaknormalan pada komputer kita. Masalah komputer atau troubleshooting dibagi menjadi 2 troubleshooting hardware dan troubleshooting software.

Troubleshooting Hardware
Troubleshooting hardware biasanya ditandai dengan komputer tidak dapat menyala, monitor mati dan lain sebagainya. Sedangkan troubleshooting software ditandai dengan lambatnya kinerja komputer dan lain-lain. ini tidak menutup kemungkinan kalau gejala-gejala lambatnya komputer terjadi tidak hanya pada software tetapi juga troubleshooting hardware.

adapun beberapa contoh troubleshooting pada hardware dan cara mengatasinya:

Komputer Menyala Tapi Tidak Ada Tampilan Di Layar :
jika terjadi seperti ini , kemungkinan masalahnya karena memory/ram nya kendor atau kaki"nya kotor atau memorinya mati, berikut cara mengatasinya
Lepas lalu pasang kembali
Bersihkan kaki-kakinya dengan penghapus pensil hingga bersih
Coba ganti dengan yang baru.
Komputer berbunyi TIT 3x pendek/cepat :
 power hidup, tapi tidak ada tampilan pada layar, biasanya kerusakan pada VGA , kaki"nya kotor atau kendor, cara mengatasinya:
Lepas dan tancapkan kembali,
Bersihkan kaki-kakinya yang berwarna kekuningan dengan penghapus pensil,
Ganti dengan yang baru.
Komputer berbunyi 'tit' terus dan teratur tidak berhenti sebelum kita matikan :
kerusakan pada memory/ram, cara mengatsinya :
Lepas lalu pasang kembali
Bersihkan kaki-kakinya dengan penghapus pensil hingga bersih
Coba ganti dengan yang baru.
jika tidak berhasil berarti mainboard anda rusak

Komputer keluar tulisan 'DISK BOOT FAILURE, INSERT SYSTEM DISK AND PRESS ENTER' :
Kerusakan terjadi pada hardisk atau system yang ada dihardisk hilang. cara mengatasinya:
Pastikan hardisk dikenal didalam sistem BIOS komputer caranya dengan memperhatikan tampilan awal apakah ada IDE / hardisk yang muncul atau tekan del pada saat awal menyala lalu lihat di standard setting apakah hardisk anda muncul tidak disitu. Jika muncul berarti hardisk bagus hanya systemnya/partisinya yang hilang , lakukan instalasi system lagi, jika tidak muncul hardisk anda yang rusak, Ganti dengan yang baru. Atau coba tepuk secara perlahan badan hardisk lalu nyalakan lagi, jika berhasil segera backup data anda.Kenapa di tepuk pelan? sekedar memberi goncangan sedikit di motor hardisk yang macet agar bergerak lagi.

Komputer tiba – tiba tidak bisa membaca Flashdisk :
Masalahnya pada power supply komputer yang sudah lemah, karena flashdisk menggunakan listrik tegangan rendah, jika powernya kurang berdampak pada pembacaan data yang ada di flashdisk. cara mengatasinya :
Ganti PowerSupply atau coba colokan pada USB bagian belakang, karena langsung menempel di mainboard siapa tau powernya lebih bagus.

CD / DVD rom sulit terbuka/terkunci :
Masalahnya karena CD rom jarang digunakan dan sudah tua sehingga karet penggerak dari motor ke roda gigi mengendor sehingga pada saat motor bergerak membuka pintu cd terjadi slip sehingga pintu tidak bisa terbuka.cara mengatasinya :
ambil sebuah paperclip luruskan lalu tusuk pada bagian pintu cdrom yang ada lubang kecilnya, dorong hingga pintu berhasil terbuka.Saran : Sebaiknya jangan biarkan CDrom selalu kosong,paling tidak masukan cd blank agar motor cd rom tdk macet.

Monitor berubah – ubah warna :
Kerusakan pada RGB monitor anda, kemungkinan besar ada patrian/solderan yang terlepas/retak atau kabel data monitor tidak terkunci dengan baik ke VGA. cara mengatasinya :
Reparasi Monitor atau kencangkan kabel data ke VGA.

Komputer Tidak Mau Hidup:
Cara Mengatasinya :
Cek koneksi kabel (dari power outletnya ke tombol power pada PC)
Cek apakah stabilizer berfungsi atau tdak (jika memakai stabilizer)
Cek kabel power pada CPU
Jika masih juga tidak mau hidup permasalahanya mungkin terletak pada power supply atau MB

Komputer Mau Hidup Tetapi Tidak Mau Booting:
Cara Mengatasinya :
Kenali Terlebih dahulu Bunyi Beep :
Beep 1 kali saja Tanda bahwa kondisi komputer baik
Beep 1 kali, panjang Terdapat problem di memory
Beep 1 kali panjang dan 3 kali pendek Kerusakan di VGA card
Beep 1 kali panjang dan 2 kali pendek Kerusakan di DRAM parity
Beep terus menerus Kerusakan dimodul memory atau memory video
Cek dengan menggunakan software dianosa seperti sisoft sandra, PC mark04, PC mark05 dll

Komputer Mau Booting Tetapi Selalu “Safe Mode “ (untuk masuk ke safe mode tekan F8):
Cara Mengatasinya :
restart kembali komputer anda
jika masih trouble intall ulang windows anda
jika masih safe mode juga, berarti HD anda bermasalah
Komputer Sering Hang:
Cara Mengatasinya
Disebabkan software mengalami crash
tekan ctrl + alt + del >> klik End task pada program yang “Not Responding”
tekan tombol restart pada CPU
Disebabkan hardware mengalami konflik (adanya penambahan hardware baru)
konflik antar hardware sering terjadi pada sistem operasi windows
install ulang windows anda, tetapi yang perlu diingat sebelum reinstall windows anda, lepaskan dulu hardware baru anda
Jalankan fasilitas “add new“ hardware yang terdapat pada control panel.

Keyboard Tidak Dikenali Oleh Komputer:
Cara Mengatasinya
cek apakah keyboard anda sudah terpasang dengan benar
jika sudah tapi masih juga keyboard tidak terdeteksi maka kemungkinan keyboard anda bermasalah.
coba ganti keyboard anda, jika sudah diganti tapi juga masih bermasalah maka kemungkinan besar yang rusak adalah di bagian port keyboard di MB anda.
Jika memang Sudah di Ganti Keyboard Baru tapi tetap tidak terdeteksi Juga Coba Ganti dengan Keyboard USB dan apabila tidak terdeteksi juga berarti ada yang salah pada sistem Windowsmu.
Komputer Sering Crash:
Cara Mengatasinya :
cek semua posisi kabel, hardware, dan juga tegangan pada casing, cek suhu pada CPU dan cek RAM, processor dan juga VGA.

Lupa Password BIOS:
Cara Mengatasinya :
Cabut batterey cmos pada CPU.
Atau dengan cara mencoba menebak beberapa password default untuk beberapa produsen.

Menambah Perangkat Hardware Baru, Tp Tidak Terdeteksi Oleh BIOS:
Cara Mengatasinya :
Kemungkinan besar bios anda sudah kuno sehingga tidak dapat mendeteksi hardware yang baru, maka segera update bios anda

Pasang Processor Baru Tp Tidak Terdeteksi:
Cara Mengatasinya :
Cek apakah anda sudah memasang processor dengan benar.
Cek apakah posisi jumper pada processor sudah benar (tentang jumper pada processor bisa anda periksa pada manual booknya).
Troubleshooting Software
Komputer tidak bisa di-install software
Cara Mengatasinya :
pastikan anda login sebagai administrator dan bukan sebagai user.
Cek apakah software yang di-install dalam keadaan baik atau perangkat penyimpan software dalam keadaan baik dan tidak corrupt.
Lihat apakah system requirements atau syarat system terpenuhi untuk menginstal software yang akan di-install.
Komputer lambat pada saat Start Up
Cara Mengatasinya :
Hal ini dikarenakan oleh banyak nya program yang dijalankan sehingga memperlambat komputer.
Untuk mengatasinya, masuk ke menu start up. Klik Start > Run
Pada jendela Run ketikan msconfig > OK
Pada jendela System Configuration Utility > klik tab Startup
Matikan program-program yang tidak perlu pada menu Startup > klik Apply > klik Ok.
Data hilang atau terhapus
Cara Mengatasinya :
Periksa data pada kotak sampah atau Recycle Bin
Jika data ada pada Recycle Bin, klik kanan pada data > pilih restore
Jika data tidak ditemukan pada Recycle Bin, gunakan software pengembali data hilang seperti Databack,UnErase, atau EasyRecovery
Pesan 'Error Unmountable Boot Volume'
Cara Mengatasinya :
Pesan ini disebabkan oleh file boot.ini hilang
Lakukan booting dari CD windows
Setelah sampai pada welcome to set up, tekan tombol R
Pilih windows yang akan diperbaiki
Muncul dos prompt > ketik chkdsk /p > tekan enter
Ketik fixboot > tekan enter
Ketik exit

Pesan 'Error NTLDR is not found'
Cara Mengatasinya :
Booting dari CD windows anda.
Setelah tiba pada tampilan Welcome to set up, tekan tombol R.
Pilih windows yang akan diperbaiki
Copy kan file NTLDR dari CD
Ketik pada dosprompt sesuai dengan drive CD ROM,ketik:COPY H:\i386\NTLDR C\:
Tekan enter.
Jika telah selesai ketik exit.
Pesan 'Error NTOSKRNL Missing or Corrupt'
Cara Mengatasinya :
Booting dari CD windows anda.
Setelah tiba pada tampilan Welcome to set up, tekan tombol R.
Pilih windows yang akan diperbaiki
Pindah pada drive CD ROM pada dos prompt
Masuk kedalam direktori i386
Ketik ntkrnlmp.ex_C:\Windows\System32\ntoskrnl.exe
Kemudian exit
 Pesan 'Error Windows\System32\Config\System Missing or Corrupt'
Cara Mengatasinya :
Booting dari CD windows anda.\
Setelah tiba pada tampilan Welcome to set up, tekan tombol R.
Pilih windows yang akan diperbaiki
Pada dos prompt, ketik :
cd\windows\sytem32\config.
Ren system system.bad
windows\repair\system.

Disk Checker selalu berjalan saat Start Up
Cara Mengatasinya :
Banyak hal yang menyebabkan disk checker pada saat start up, di antaranya waktu digunakan listrik tiba-tiba mati atau mematikan komputer langsung mencabut stop kontak
untuk mematikan fungsi ini, masuk pada dos prompt
Klik Start > Run > ketik cmd > Ok
Ketik: chkntsf /d
Enter

Menu Bar dan Tabs pada Task Manager Hilang
Cara Mengatasinya :
Klik 2x saja pada kotak dialog Task Manager.

Ikon My Computer tidak ada di desktop
Cara Mengatasinya :
Klik kanan pada jendela Desktop, lalu pilih Properties
Pilih tabs desktop dan klik Customize desktop
Centang My Computer pada Jendela Desktop item
Klik Apply dan ok
Terlalu lama membuka program
Cara Mengatasinya :
Membuat shortcut
Pilih program yang akan dibuat shortcut
Klik kanan,pilih properties
Pilih tabs shortcut dan pada shortcut key, isi sesuai ke inginan
Klik apply, Ok
Klik kanan pada menu tidak tampil
Cara Mengatasinya :
Klik kanan pada taskbar Properties
Klik tab start menu > klik tombol Customize
Klik tabs advanced
Pilih atau centang Enable dragging and dropping
Klik ok.
Klik apply > Ok
Virtual Memory terlalu sedikit
Cara Mengatasinya :
Klik start
Klik kanan pada my computer > pilih properties
Klik tab Advanced
Pada bagian performance klik setting
Pilih tab Avanced klik Change
Pada jendela Virtual Memory isi initial size sama dengan maximum size.
Klik ok.

Jumat, 12 Agustus 2016

organ reproduksi manusia

Organ Reproduksi pada laki-laki
Organ reproduksi pria terdiri atas organ reproduksi dalam dan organ reproduksi luar.
*Organ Reproduksi Dalam
Organ reproduksi dalam pria terdiri atas testis, saluran pengeluaran dan kelenjar asesoris.
1. Testis
Testis (gonad jantan) berbentuk oval dan terletak didalam kantung pelir (skrotum). Testis berjumlah sepasang (testes = jamak). Testis terdapat di bagian tubuh sebelah kiri dan kanan. Testis kiri dan kanan dibatasi oleh suatu sekat yang terdiri dari serat jaringan ikat dan otot polos.
Fungsi testis secara umum merupakan alat untuk memproduksi sperma dan hormon kelamin jantan yang disebut testoteron.
2.Saluran Pengeluaran
Saluran pengeluaran pada organ reproduksi dalam pria terdiri dari epididimis, vas deferens, saluran ejakulasi dan uretra.
  • Epididimis
    Epididimis merupakan saluran berkelok-kelok di dalam skrotum yang keluar dari testis. Epididimis berjumlah sepasang di sebelah kanan dan kiri. Epididimis berfungsi sebagai tempat penyimpanan sementara sperma sampai sperma menjadi matang dan bergerak menuju vas deferens.
  • Vas deferens
    Vas deferens atau saluran sperma (duktus deferens) merupakan saluran lurus yang mengarah ke atas dan merupakan lanjutan dari epididimis. Vas deferens tidak menempel pada testis dan ujung salurannya terdapat di dalam kelenjar prostat. Vas deferens berfungsi sebagai saluran tempat jalannya sperma dari epididimis menuju kantung semen atau kantung mani (vesikula seminalis).
  • Saluran ejakulasi
    Saluran ejakulasi merupakan saluran pendek yang menghubungkan kantung semen dengan uretra. Saluran ini berfungsi untuk mengeluarkan sperma agar masuk ke dalam uretra.
  • Uretra
    Uretra merupakan saluran akhir reproduksi yang terdapat di dalam penis. Uretra berfungsi sebagai saluran kelamin yang berasal dari kantung semen dan saluran untuk membuang urin dari kantung kemih.
3. Kelenjar Asesoris
Selama sperma melalui saluran pengeluaran, terjadi penambahan berbagai getah kelamin yang dihasilkan oleh kelenjar asesoris. Getah-getah ini berfungsi untuk mempertahankan kelangsungan hidup dan pergerakakan sperma. Kelenjar asesoris merupakan kelenjar kelamin yang terdiri dari vesikula seminalis, kelenjar prostat dan kelenjar Cowper.
  • Vesikula seminalis
    Vesikula seminalis atau kantung semen (kantung mani) merupakan kelenjar berlekuk-lekuk yang terletak di belakang kantung kemih. Dinding vesikula seminalis menghasilkan zat makanan yang merupakan sumber makanan bagi sperma.
  • Kelenjar prostat
    Kelenjar prostat melingkari bagian atas uretra dan terletak di bagian bawah kantung kemih. Kelenjar prostat menghasilkan getah yang mengandung kolesterol, garam dan fosfolipid yang berperan untuk kelangsungan hidup sperma.
  • Kelenjar Cowper
    Kelenjar Cowper (kelenjar bulbouretra) merupakan kelenjar yang salurannya langsung menuju uretra. Kelenjar Cowper menghasilkan getah yang bersifat alkali (basa).

*Organ Reproduksi Luar
Organ reproduksi luar pria terdiri dari penis dan skrotum.
1.Penis
Penis terdiri dari tiga rongga yang berisi jaringan spons. Dua rongga yang terletak di bagian atas berupa jaringan spons korpus kavernosa. Satu rongga lagi berada di bagian bawah yang berupa jaringan spons korpus spongiosum yang membungkus uretra. Uretra pada penis dikelilingi oleh jaringan erektil yang rongga-rongganya banyak mengandung pembuluh darah dan ujung-ujung saraf perasa. Bila ada suatu rangsangan, rongga tersebut akan terisi penuh oleh darah sehingga penis menjadi tegang dan mengembang (ereksi).
Fungsi Penis adalah sebagai alat untuk menghantarkan spermatozoa melalui saluran yang ada di dalamnya, dan sebagai alat aktivitas seksual seorang pria.
2.Skrotum
Skrotum (kantung pelir) merupakan kantung yang di dalamnya berisi testis. Skrotum berjumlah sepasang, yaitu skrotum kanan dan skrotum kiri. Di antara skrotum kanan dan skrotum kiri dibatasi oleh sekat yang berupa jaringan ikat dan otot polos (otot dartos). Otot dartos berfungsi untuk menggerakan skrotum sehingga dapat mengerut dan mengendur. Di dalam skrotum juga tedapat serat-serat otot yang berasal dari penerusan otot lurik dinding perut yang disebut otot kremaster. Otot ini bertindak sebagai pengatur suhu lingkungan testis agar kondisinya stabil. Proses pembentukan sperma (spermatogenesis) membutuhkan suhu yang stabil, yaitu beberapa derajat lebih rendah daripada suhu tubuh.

ALAT-ALAT REPRODUKSI WANITA
Alat-alat reproduksi wanita terdiri dari beberapa bagian, tetapi di bawah ini akan di bedakan menjadi dua yaitu:
Alat reproduksi luar
Alat-alat reproduksi luar wanita terdiri dari:
1.      Labium mayora terdiri dari kelenjar keringat dan kelenjar sebasea (penghasil minyak) dan setelah puber, labium mayor akan ditumbuhi rambut.
Fungsinya adalah untuk menutupi bagian lain dari alat reproduksi wanita, serta biasanya ketika menerima rangsangan seksual akan mengeluarkan cairan pelumas.
2.      Labium minora terletak tepat di sebelah dalam dari labium mayor mengelilingi lubang vagina dan uretra. Jika ada rangsangan,dari saluran kecil di samping introitus akan keluar cairan (lendir) yang dihasilkan oleh kelenjar Bartolin.
berfungsi untuk menutupi bagian dalam dari alat-alat reproduksi wanita.
3.      Uretra terletak di depan vagina dan merupakan lubang tempat keluarnya air kemih dari kandung kemih.
uretra mempunyai fungsi utama untuk mengalirkan urin keluar dari tubuh
4.      Klitoris terletak di labium minora kiri dan kanan bertemu di depan dan membentuk klitoris, yang merupakan penonjolan kecil yang sangat peka.
Fungsi klitoris sendiri tak lain adalah bagian rangsangan utama pada wanita yang dapat memberikan kenikmatan.
5.      Perineum yaitu labium mayor kiri dan kanan bertemu di bagian belakang membentuk perineum, yang merupakan suatu jaringan fibromuskuler diantara vagina dan anus.
6.      Himen (selaput Dara). Lubang vagina dikeliling oleh himen (selaput dara). Kekuatan himen pada setiap wanita bervariasi. Karena itu pada saat pertama kali melakukan hubungan seksual, himen bisa robek atau bisa juga tidak.
7.      Mons Pubis mons veneris ) terdiri dari jaringan lemak yang berada pada dinding depan abdomen diatas simfisis pubis.
Fungsi Mons pubis adalah sebagai pelindung terhadap benturan-benturan dari luar dan dapat menghindari infeksi dari luar. Setelah pubertas kulit dari mons veneris tertutup oleh rambut.
Alat reproduksi dalam
Dalam keadaan normal, dinding vagina bagian depan dan belakang saling bersentuhan sehingga tidak ada ruang di dalam vagina kecuali jika vagina terbuka (misalnya selama pemeriksaan atau selama melakukan hubungan seksual). Pada wanita dewasa, rongga vagina memiliki panjang sekitar 7,6-10 cm. Sepertiga bagian bawah vagina merupakan otot yang mengontrol garis tengah vagina. Dua pertiga bagian atas vagina terletak diatas otot tersebut dan mudah teregang.
Alat-alat reproduksi dalam wanita terdiri dari:
1.      Serviks (leher rahim)
Serviks terletak di puncak vagina. Selama masa reproduktif, lapisan lendir vagina memiliki permukaan yang berkerut-kerut. Sebelum pubertas dan sesudah menopause, lapisan lendir menjadi licin.
Fungsinya untuk
 Menutup lumen uterus sehingga tidak memberi kemungkinan untuk masuknya mikroba.
2.      Rahim (uterus)
Rahim merupakan suatu organ yang berbentuk seperti buah pir dan terletak di puncak vagina. Rahim terletak di belakang kandung kemih dan di depan rektum, dan diikat oleh 6 ligamen. Rahim terbagi menjadi 2 bagian, yaitu serviks dan korpus (badan rahim). Serviks merupakan uterus bagian bawah yang membuka ke arah vagina. Korpus biasanya bengkok ke arah depan.Fungsi rahim:
-    Sebagai alat tempat terjadinya menstruasi
-    Sebagai alat tumbuh dan berkembangnya hasil konsepsi
-    Tempat pembuatan hormon misal HCG.
3.      Tuba falopi (fallopi tube)
Tuba falopii membentang sepanjang 5-7,6 cm dari tepi atas rahim ke arah ovarium. Ujung dari tuba kiri dan kanan membentuk corong sehingga memiliki lubang yang lebih besar agar sel telur jatuh ke dalamnye ketika dilepaskan dari ovarium.
Fungsi tuba:
-    Tempat terjadinya fertilisasi
-    Saluran yang mengeluarkan hasil konsepsi
-    Fimbria mengangkat ovum yang keluar dari ovarium
4.      Ovarium
Ovarium tidak menempel pada tuba falopii tetapi menggantung dengan bantuan sebuah ligamen. Sel telur bergerak di sepanjang tuba falopii dengan bantuan silia (rambut getar) dan otot pada dinding tuba. Jika di dalam tuba sel telur bertemu dengan sperma dan dibuahi, maka sel telur yang telah dibuahi ini mulai membelah.fungsinya adalah :
- Produksi, penyimpanan serta pematangan folikel-folikel ovarium dan pelepasan ovum.
- Produksi horon ovarium, yaitu estrogen dan progesteron
- Pelvis


Kamis, 11 Agustus 2016

contoh skenario drama 6 orang

Contoh skrip drama yang dimainkan oleh 6 orang. Drama kali ini mengisahkan sebuah kejadian dimana seorang pelajar menemukan sebuah barang dimana isinya berupa sejumlah uang. Langsung saja, berikut alur skenario drama tersebut.

Skenario Drama

1. Tema Drama : Nilai Kejujuran
2. Ritma Cerita Drama:

I)  Exposisi

Jony
Johan
Lukman
Wati
Nia
Rony

II) Permasalahan

Jony secara tidak sengaja menjumpai sebuah dompet yang terjatuh dihalaman sekolah

III) Komplikasi

Johan mencoba merayu Jony supaya tidak mengembalikan dompet yang ditemukannya kepada pemiliknya.

IV) Catatan I

Jony dan Johan kepergok oleh Lukman sedang berbagi duit yang bukan hak mereka

V) Catatan II

Lukman mencoba menyadarkan Jony dan Johan supaya tidak mengambil hak orang lain dan lekas mengembaklikan barang (dompet) yang ditemukannya.

VI) Kesimpulan

Jony dan Johan lantas pergi untuk mengembalikan dompet tersebut kepada sepemilik

3. Karakter

a. Protagonis (baik) : Jony
b. Antagonis (jahat) : Johan
c. Tritagonis : Lukman
d. Figuran :

Rony
Wati
Nia

4.  Latar
a.  Tempat

Dihalaman sekolah

b.  Waktu/kejadian
siang hari

c. Sosial

Johan merasa seperti hendak buang air kecil, lalu dia buang air tidak pada tempatnya, dibawah sebuah pohon dihalaman sekolah.

Naskah Drama

Sejumlah siwa keluar dari ruang kelas untuk pulang.

Jony dan Johan lantas pulang kerumah masing-masing dimana meraka adalah tetangga. hafis tidak kuat untuk menahan rasa ingin buang air kecil lantas dia buang air kecil dihalaman sekolah dimana disitu ada sebuah pohon besar.

Johan : Jon aku buang air dulu ok, sudah kebelet banget nih!

Jony : Ya udah. Cepetan buruan. Nanti bisa telat nyampe rumah!

Johan : Ok, nggak lama kok.

Kemduian Jony melihat sesuatu dibawah pohon besar didekat halaman.

Jony : Apa sih itu? Kayaknya bukan barang berharga?!


Tidak lama kemudian Johan menyusul Jony!


Johan : Apa itu? Dompet. Dompet siapaemang? Dimana kamu jumpa? Kapan kamu jumpa? Jangan-jangan kamu nggak bener nih?!

Jony : Ngaco ah kamu. Nanya yang bener dong. Aku nemu dompet ini, nggak tau siap pemiliknya orang belum ku buka.

Johan : Ya udah cepetan dibuka!

Jony : Ya deh!

Jony dan Johan : Wow.. Banyak amat duitnya!

Jony : Ada kartu identitasnya!

Johan : Bener, sepertinya KTP pemilik nih dompet.

Jony : Rumah nih orang deket kok, balikin yuk!

Johan : Ngapain juga mesti dibalikin orang kita nemu. Udah deh, mending kita bagi aja tuh uang.

Jony : Nggak mau ah, dosa tau.

Johan : Ya siapa suruh dia jatuhin tuh dompet

Jony : Kalo kamu maksa, ya udah yuk kita bagi dua.


Lalu mereka berdua pulang. Selang 2 jam kemudian Johan main kerumah Jony guna mengajak Jony bermain.

Johan : Jony, Jony yuk pergi main!

Nia : Eh kami Johan! Silahkan masuk! Jony lagi disuruh mamanya ngerjain pr dulu baru boleh main!

Johan : Ok kak, Makasih.

Nia : Johan mau minum apa? Kakak buatkan!

Johan : Nggak perlu kak, nggak usah.

Nia : Nggak boleh gitu dong Han. Ayo mau minum apa?

Johan : Seadanya aja lah kak!

Nia : Tunggu sebentar ya


Lantas munculah mama Jony.


Wati : Eh nak Johan, udah lama?

Johan : baru aja tante. Tante apa kabar?

Wati : Baik. Mau ngajak Jony bermain ya?

Johan : Iya tan. Tante Johan boleh nanya nggak?

Wati : Tentu. Mau nanya apaan?

Johan : Kok Jony ngerjain pr nya sekarang sih tante. Kan nanti malam juga bisa!

Wati : Kalau nanti malam biasanya Jony cepetan boboknya

Johan : Gitu ya tante. Ya udah deh Johan tungguin aja

Wati : Iya, ditunggu aja, bentar lagi juga udah selesai kok.

Nia : Ini minumnya Han. Lekas diminum.

Johan : Iya kak, makasih.

Nia : Mam, kan sekarang ada jadwal arisan?

Wati : Ye elah, mama lupa. Ya udah deh lekas berangkat. Jon, mama pergi dulu ya.

Jony : Ya mam

Tidak ama kemudian

Johan : Jony kok lama amat ya, padahal kalau akau cepet banget ngerjain pr gituan doang

Jony : Sorry Han, lama nunggu ya?

Johan : Iya, udah lama nih, dari tadi nungguin kamu.

Mereke berdua lantas duduk didepan rumah dan sedang membagi-bagikan uang hasil penemuan dompet dihalam sekolah tadi siang.

Johan : Cepat, kok lama banget!

Jony : Duitnya ada 200 ribu. Kamu 100 ribu, aku 100 ribu.

Tidak lama berselang Lukman datang kerumah Jony. (teman dekat kakaknya Jony)

Lukman : Hi Jony/Johan. Lagi pada ngapain? Biasanya kalian main diluar, tumben pada nongol disini. Han/Jon apa itu? Uang siapa kok banyak?

Johan : Ya uang kita dong kak, masa uang orang kita bawa.

Lukman : Ah, nggak mungkin. Kalian kan masih kanak-kanak, masak punya uang sebanyak itu. Aku tanta kak Nia Ya.

Jony : Sebenarnya ini bukan duit kita Mas, kita nemu dijalan.

Lukman : Kok nggak dibalikin?

Jony : Aku udah mikir gitu Mas, tapi Johan yang ngotot ngajak ngebagi uang ini.

Lukman : Coba Mas liat alamat pemiliknya

Jony : Tadi maksud  Jony mau balikin ke pemiliknya mas. Tapi Johan melarang.

Lukman : Nggak boleh gitu dong dik, itu namnya merampas hak orang lain sekalipun kalian nemu, karena yang bersangkutan kan membutuhkannya.

Jony : Aku udah bilang ke Johan, tapi dianya masih ngotot

Lukman : Ya udah deh, mendingan kalian balikin sekarang ke pemiliknya.

Johan : maaf mas, aku emang salah.

Jony : Ayo kita balikik dompet ini!

Mereka berdua lantas pergi kerumah pemilik dompet tersebut dengan maksud untuk mengembalikannya.

Johan : Selamat sore..

Rony : Sore.. Siapa?

Johan : Maaf, ini betul rumahnya Rony?

Rony : Betul, ada yang bisa dibantu? Kalian siapa ya?

Jony : Kami berdua datang kesini dengan tujuan untuk mengembalikan dompet yang tadi siang kami temukan dihalaman sekolah.

Rony : Nemu dompet? Sebentar ya, saya lihat dulu. Silahkan masuk!

Rony masuk ke kamar dan mengecek dompet tesebut, sementara Jony dan Johan masih berada diruang tamu.

Rony : Benar, ini memang dompet saya. Terimakasih banyak ya sudah mau mengembalikan dompet saya yang kalian temuakan. Kalian baik sekali

Johan : Itu memang sudah menjadi kewajiban kami untuk mengembalikan sesuatu yang menjadi hak orang lain.

Jony : Benar

Rony : Duuh.. terimakasih banyak ya

Jony dan Johan : Sama-sama!

perang diponegoro


Pertempuran terbuka dengan pengerahan pasukan-pasukan infantri, kavaleri dan artileri —yang sejak perang Napoleon menjadi senjata andalan dalam pertempuran frontal— di kedua belah pihak berlangsung dengan sengit. Front pertempuran terjadi di puluhan kota dan desa di seluruh Jawa. Pertempuran berlangsung sedemikian sengitnya sehingga bila suatu wilayah dapat dikuasai pasukan Belanda pada siang hari, maka malam harinya wilayah itu sudah direbut kembali oleh pasukan pribumi; begitu pula sebaliknya. Jalur-jalur logistik dibangun dari satu wilayah ke wilayah lain untuk menyokong keperluan perang. Berpuluh kilang mesiu dibangun di hutan-hutan dan dasar jurang. Produksi mesiu dan peluru berlangsung terus sementara peperangan berkencamuk. Para telik sandi dan kurir bekerja keras mencari dan menyampaikan informasi yang diperlukan untuk menyusun stategi perang. Informasi mengenai kekuatan musuh, jarak tempuh dan waktu, kondisi medan, curah hujan menjadi berita utama; karena taktik dan strategi yang jitu hanya dapat dibangun melalui penguasaan informasi.
Serangan-serangan besar rakyat pribumi selalu dilaksanakan pada bulan-bulan penghujan; para senopati menyadari sekali untuk bekerjasama dengan alam sebagai “senjata” tak terkalahkan. Bila musim penghujan tiba, gubernur Belanda akan melakukan usaha usaha untuk gencatan senjata dan berunding, karena hujan tropis yang deras membuat gerakan pasukan mereka terhambat. Penyakit malaria, disentri, dan sebagainya merupakan “musuh yang tak tampak” melemahkan moral dan kondisi fisik bahkan merenggut nyawa pasukan mereka. Ketika gencatan senjata terjadi, Belanda akan mengkonsolidasikan pasukan dan menyebarkan mata-mata dan provokator mereka bergerak di desa dan kota; menghasut, memecah belah dan bahkan menekan anggota keluarga para pengeran dan pemimpin perjuangan rakyat yang berjuang dibawah komando pangeran Dipanegara. Namun pejuang pribumi tersebut tidak gentar dan tetap berjuang melawan Belanda.
Pada puncak peperangan, Belanda mengerahkan lebih dari 23.000 orang serdadu; suatu hal yang belum pernah terjadi ketika itu dimana suatu wilayah yang tidak terlalu luas seperti Jawa Tengah dan sebagian Jawa timur dijaga oleh puluhan ribu serdadu. Dari sudut kemiliteran, ini adalah perang pertama yang melibatkan semua metode yang dikenal dalam sebuah perang modern. Baik metode perang terbuka (open warfare), maupun metoda perang gerilya (geurilia warfare) yang dilaksanakan melalui taktik hit and run dan penghadangan. ini bukan sebuah tribal war atau perang suku. Tapi suatu perang modern yang memanfaatkan berbagai siasat yang saat itu belum pernah dipraktekkan. perang ini juga dilengkapi dengan taktik perang urat syaraf (psy-war) melalui insinuasi dan tekanan-tekanan serta provokasi oleh pihak Belanda terhadap mereka yang terlibat langsung dalam pertempuran; dan kegiatan telik sandi (spionase) dimana kedua belah pihak saling memata-matai dan mencari informasi mengenai kekuatan dan kelemahan lawannya.
Pada tahun 1827, Belanda melakukan penyerangan terhadap Dipanegara dengan menggunakan sistem benteng sehingga Pasukan Dipanegara terjepit. Pada tahun 1829, Kyai Maja, pemimpin spiritual pemberontakan, ditangkap. Menyusul kemudian Pangeran Mangkubumi dan panglima utamanya Sentot Alibasya menyerah kepada Belanda. Akhirnya pada tanggal 28 Maret 1830, Jenderal De Kock berhasil menjepit pasukan Dipanegara di Magelang. Di sana, Pangeran Dipanegara menyatakan bersedia menyerahkan diri dengan syarat sisa anggota laskarnya dilepaskan. Maka, Pangeran Dipanegara ditangkap dan diasingkan ke Manado, kemudian dipindahkan ke Makassar hingga wafatnya di Benteng Rotterdam tanggal 8 Januari 1855.

Berakhirnya Perang Jawa yang merupakan akhir perlawanan bangsawan Jawa. Perang Jawa ini banyak memakan korban dipihak pemerintah Hindia sebanyak 8.000 serdadu berkebangsaan Eropa, 7.000 pribumi, dan 200.000 orang Jawa. Sehingga setelah perang ini jumlah penduduk Yogyakarta menyusut separuhnya. Mengingat bagi sebagian orang Kraton Yogyakarta Dipanegara dianggap pemberontak, sehingga konon anak cucunya tidak diperbolehkan lagi masuk ke Kraton, sampai kemudian Sri Sultan HB IX memberi amnesti bagi keturunan Dipanegara, dengan mempertimbangkan semangat kebangsaan yang dipunyai Dipanegara kala itu. Kini anak cucu Dipanegara dapat bebas masuk Kraton, terutama untuk mengurus Silsilah bagi mereka, tanpa rasa takut akan diusir.

pembelahan sel

“cell division” atau pembelahan sel adalah proses pembelahan yang terjadi di dalam sel organisme baik itu manusia maupun makhluk organisme kecil seperti bakteri,dll. Suatu sel melakukan “cell division” dengan tujuan memperbanyak diri atau bisa dikatakan reproduksi sel. Reproduksi sel itu ada tiga jnis yaitu:
1. Amitosis yaitu terjadi pembelahan sel pada suatu oranisme mlakukan pembelahan sendiri tanpa melauli proses-proses pembelahan sel,umumnya ditemukan pada organisme prokariotik,seperti: bakteri dan algae ganggang hijau.
2.MITOSIS adalah cara reproduksi sel dimana sel membelah melalui tahap-tahap yang teratur, yaitu Profase Metafase-Anafase-Telofase. Antara tahap telofase ke tahap profase berikutnya terdapat masa istirahat sel yang dinarnakan Interfase (tahap ini tidak termasuk tahap pembelahan sel). Pada tahap interfase inti sel melakukan sintesis bahan-bahan inti.Secara garis besar dapat dijelaskan :
·         Profase :
Pada tahap ini yang terpenting adalah benang-benang kromatin menebal menjadi kromosom dan kromosom mulai berduplikasi menjadi kromatid.
·         Metafase:
Pada tahap ini kromosom/kromatid berjejer teratur dibidangpembelahan (bidang equator) sehingga pada tahap inilah kromosom/kromatid mudah diamati dan dipelajari.
·         Anafase:
Pada fase ini kromatid akan tertarik oleh benang gelendong menuju ke kutub-kutub pembelahan sel.
·         Telofase:
Pada tahap ini terjadi peristiwa KARIOKINESIS (pembagian inti menjadi dua bagian) dan SITOKINESIS (pembagian sitoplasma menjadi dua bagian).
3. MEIOSIS adalah reproduksi sel melalui tahap-tahap pembelahan seperti pada mitosis, tetapi dalam prosesnya terjadi pengurangan (reduksi) jumlah kromosom.

x

bronkiektasis


   DEFINISI:
bronkiektasis (bronchiectasis) adalah suatu perusakan dan pelebaran (dilatasi) abnormal dari saluran pernafasan yang besar.

bronkiektasis bukan merupakan penyakit tunggal, dapat terjadi melalui berbagai cara dan merupakan akibat dari beberapa keadaan yang mengenai dinding bronkial, baik secara langsung maupun tidak, yang mengganggu sistem pertahanannya.
keadaan ini mungkin menyebar luas, atau mungkin muncul di satu atau dua tempat.

secara khusus,
 bronkiektasis menyebabkan pembesaran pada bronkus yang berukuran sedang, tetapi bronkus berukuran kecil yang berada dibawahnya sering membentuk jaringan parut dan menyempit.
kadang-kadang bronkiektasis terjadi pada bronkus yang lebih besar, seperti yang terjadi pada aspergilosis bronkopulmoner alergika (suatu keadaan yang disebabkan oleh adanya respon imunologis terhadap jamur aspergillus).

dalam keadaan normal, dinding bronkus terbuat dari beberapa lapisan yang ketebalan dan komposisinya bervariasi pada setiap bagian dari saluran pernapasan.
lapisan dalam (mukosa) dan daerah dibawahnya (submukosa) mengandung sel-sel yang melindungi saluran pernafasan dan paru-paru dari zat-zat yang berbahaya. sel-sel ini terdiri dari:
- sel penghasil lendir
- sel bersilia, yang memiliki rambut getar untuk membantu menyapu partikel-partikel dan lendir ke bagian atas atau keluar dari saluran pernafasan
- sel-sel lainnya yang berperan dalam kekebalan dan sistem pertahanan tubuh, melawan organisme dan zat-zat yang berbahaya lainnya.

struktur saluran pernafasan dibentuk oleh serat elastis, otot dan lapisan kartilago (tulang rawan), yang memungkinkan bervariasinya diameter saluran pernafasan sesuai kebutuhan.
pembuluh darah dan jaringan limfoid berfungsi sebagai pemberi zat makanan dan sistem pertahanan untuk dinding bronkus.

pada bronkiektasis, daerah dinding bronkus rusak dan mengalami peradangan kronis, dimana sel bersilia rusak dan pembentukan lendir meningkat. ketegangan dinding bronkus yang normal juga hilang.
area yang terkena menjadi lebar dan lemas dan membentuk kantung yang menyerupai balon kecil.
penambahan lendir menyebabkan kuman berkembang biak, yang sering menyumbat bronkus dan memicu penumpukan sekresi yang terinfeksi dan kemudian merusak dinding bronkus.

peradangan dapat meluas ke kantong udara kecil (alveoli) dan menyebabkan bronkopneumonia, jaringan parut dan hilangnya fungsi jaringan paru-paru.
pada kasus yang berat, jaringan parut dan hilangnya pembuluh darah paru-paru dapat melukai jantung.

peradangan dan peningkatan pembuluh darah pada dinding bronkus juga dapat menyebabkan batuk darah.
penyumbatan pada saluran pernafasan yang rusak dapat menyebabkan rendahnya kadar oksigen dalam darah.


strategi sistematis untuk menjalankan usaha



A.    Pengertian Strategi
    Pengertian strategi adalah Rencana yang disatukan, luas dan berintegrasi yang menghubungkan keunggulan strategis perusahaan dengan tantangan lingkungan, yang dirancang untuk memastikan bahwa tujuan utama dari perusahaan dapat dicapai melalui pelaksanaan yang tepat oleh organisasi (Glueck dan Jauch, p.9, 1989).

Pengertian strategi secara umum dan khusus sebagai berikut:


1. Pengertian Umum
    Strategi adalah proses penentuan rencana para pemimpin puncak yang berfokus pada tujuan jangka panjang organisasi, disertai penyusunan suatu cara atau upaya bagaimana agar tujuan tersebut dapat dicapai.


2. Pengertian khusus
    Strategi merupakan tindakan yang bersifat incremental (senantiasa meningkat) dan terus-menerus, serta dilakukan berdasarkan sudut pandang tentang apa yang diharapkan oleh para pelanggan di masa depan. Dengan demikian, strategi hampir selalu dimulai dari apa yang dapat terjadi dan bukan dimulai dari apa yang terjadi. Terjadinya kecepatan inovasi pasar yang baru dan perubahan pola konsumen memerlukan kompetensi inti (core competencies). Perusahaan perlu mencari kompetensi inti di dalam bisnis yang dilakukan.
 

Stategi dalam menjalankan sebuah usaha maka banyak yang mengatakan pentingnya adanya standar proses dalam strategi usaha/bisnis baik skala besar maupun skala UKM, yaiu :

  •        Standar hasil
  •                Standar proses
  •        Standar perilaku


B.     Perumusan Strategi Menjalankan Usaha
    Perumusan strategi merupakan proses penyusunan langkah-langkah ke depan yang dimaksudkan untuk membangun visi dan misi organisasi, menetapkan tujuan strategis dan keuangan perusahaan, serta merancang strategi untuk mencapai tujuan tersebut dalam rangka menyediakan customer value terbaik.
Beberapa langkah yang perlu dilakukan perusahaan dalam merumuskan strategi, yaitu:
 

1. Mengidentifikasi lingkungan yang akan dimasuki oleh perusahaan di masa depan  dan menentukan misi perusahaan untuk mencapai visi yang dicita-citakan dalam lingkungan tersebut.


2. Melakukan analisis lingkungan internal dan eksternal untuk mengukur kekuatan dan kelemahan serta peluang dan ancaman yang akan dihadapi oleh perusahaan dalam menjalankan misinya.


3. Merumuskan faktor-faktor ukuran keberhasilan (key success factors) dari strategi-strategi yang dirancang berdasarkan analisis sebelumnya.


4. Menentukan tujuan dan target terukur, mengevaluasi berbagai alternatif strategi dengan mempertimbangkan sumberdaya yang dimiliki dan kondisi eksternal yang dihadapi.


5. Memilih strategi yang paling sesuai untuk mencapai tujuan jangka pendek dan jangka panjang. (Hariadi, 2005)

       Dalam menjalankan usaha, memerlukan berbagai stratgi pilihan, terutma bagi perusahaan atau usaha baru, strategi menjadi jantung kehidupan dari usaha tersebut. Suatu strategi disusun berdasarkan hasil analisis dan informasi yang ada dipsar. Dalam menjalankan suatu usaha baru, terdapat berbagai jeni strategi yang dapat diterapkan dalam usaha tergantung dari kemampuan pengusaha, kondisi usaha, serta jenis usaha yang dijalankan.
1.      Strategi Produk
Strategi pertama yang harus direncanakan adalah strategi mengeni produk, karen yang nantinya diajukan ke konsumen atau pasar adalah produk yang dimiliki. Dalam perencanaan strategi produk terdapat berbagai hal yang perlu dianalisis, yaitu :
a.      Analisis situasi,
b.      Penentuan tujuan produk,
c.       Penentuan sasaran pasar atau produk,
d.      Penentuan anggaran,
e.      Penetapan strategi produk
f.       Evaluasi pelaksanaan strategi
2.      Strategi Harga
  Strategi harga merupakan langkah kedua setelah strategi produk dijalankan, dalam strategi harga terdapat beberapa aspek yang haru dipertimbangka, hal ini sebagai langkah untuk dapat msuk kepasar dan memasarkan produk yang dimiliki. Harga adalah nilai dari suatu produk yang merupakan kombinasi dari total biaya produksi dan tingkat keuntungan yang ingin diperoleh. Bagi konsumen, harga adalah indikator nilai dari produk yaitu perbandingan antara nilai guna produk dengan tinggkat harga yang diberikan atau yang harus dibayar.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Strategi Harga

Dalam strategi harga terdapat beberapa hal yang perlu dijadikan pertimbangan dalam penentuan tingkat harga tersebut, diantaranya adalah :

1.)    Faktor internal
 meliputi tujuan pemasaran perusahaan, strategi   bauran pemasaran, dan biaya-biaya perusahaan.


2.)    Faktor eksternal
  • Sifat pasar dan permintaan
  Sifat pasar sangat berpengeruh terhadap strategi pengelolaan dan  melaksanakan usaha, karena produk yang dihasilkan harus sesuai dengan  keadaan dan permintaan dari pasar.

  • Persaingan
Persaingan dalam pasar dipengaruhi oleh beberapa unsur pokok yang sangat mendasar dalam persaingan, unsur-unsur tersebut adalah persaingan dalam industri yang bersangkutan, produk substitusi, pemasok, pelanggan, dan ancaman pendatang baru.

Menurut sutarno, dalam menjalankan usaha perlu diperhatikan hal-hal berikut:

1.Tujuan usaha, yaitu berkaitan dengan mencukupi kebutuhan masyarakat atau mencari laba.

2. Rencana bentuk produksi atau jasa, yaitu berkaitan dengan gambaran tentang
    bentuk dan sifat usahanya

3. Sarana usaha, berkaitan dengan fasilitas pendukung untuk kelancaran usaha,
    seperti:
·        Tenaga kerja yang diperlukan dan kompetensinya
·        Peralatan, yaitu yang berkaitan dengan pemilihan alat yang mudah digunakan dengan cepat, aman, tahan lama, dan murah
·        Bahan baku, yaitu dengan memerhatikan kemungkinan membelinya tunai atau kredit, asal usul bahan, cara pengangkutan dan penyimpanan, serta jumlah pembelian.
·        Permodalan, yaitu berkaitan dengan sumber modal.
·        Pertimbangan ekonomi, dilakukan dengan cara kerja sama dengan pihak lain, bekerja secara efektif untuk menghilangkan pemborosan
4. Proses rencana, untuk memulai kegiatan usaha harus memerhatikan beberapa
                unsur berikut:
      ·        Perencanaan pengadaan produk, biasanya dengan membuat produk sendiri dengan langkah-langkah, antara lain membuat model produk (prototype), merancang produksi, dan merancang sarana produksi.
      ·         Membeli produk dari pihak lain
      ·        Rencana penjualan
      ·        Rencana tempat kerja dan sarana pembantu
5. Pelaksanaan dan pemasaran, meliputi:
      ·        Pelaksanaan, setiap perencanaan diperiksa kembali apakah sarana yang   diperlukan sudah lengkap atau belum, serta dalam pelaksanaannya harus dapat diawasi dan dikontrol dengan baik
      ·        Pemasaran, hal ini berkaitan dengan bagaimana cara perusahaan menyebarluaskan produk, serta produk yang dihasilkan harus memiliki keunggulan bersaing agar menguasai pasar.
      ·        Pengawasan dan penilaian usaha, dengan pengawasan maka penyimpangan akan dapat diketahui dan dicari bagaimana pemecahannya sehingga tidak mengganggu jalannya usaha.


C.     Tingkat-tingkat Strategi dalam menjalankan Usaha
Dengan merujuk pada pandangan Dan Schendel dan Charles Hofer, Higgins (1985) menjelaskan adanya empat tingkatan strategi.
Keseluruhannya disebut Master Strategy, yaitu: enterprise strategy, corporate strategy, business strategy dan functional strategy.

a) Enterprise Strategy
Strategi ini berkaitan dengan respons masyarakat. Setiap organisasi mempunyai hubungan dengan masyarakat. Masyarakat adalah kelompok yang berada di luar organisasi yang tidak dapat dikontrol. Di dalam masyarakat yang tidak terkendali itu, ada pemerintah dan berbagai kelompok lain seperti kelompok penekan, kelompok politik dan kelompok sosial lainnya. Jadi dalam strategi enterprise terlihat relasi antara organisasi dan masyarakat luar, sejauh interaksi itu akan dilakukan sehingga dapat menguntungkan organisasi. Strategi itu juga menampakkan bahwa organisasi sungguh-sungguh bekerja dan berusaha untuk memberi pelayanan yang baik terhadap tuntutan dan kebutuhan masyarakat.

b) Corporate Strategy
Strategi ini berkaitan dengan misi organisasi, sehingga sering disebut Grand Strategy yang meliputi bidang yang digeluti oleh suatu organisasi. Pertanyaan apa yang menjadi bisnis atau urusan kita dan bagaimana kita mengendalikan bisnis itu, tidak semata-
mata untuk dijawab oleh organisasi bisnis, tetapi juga oleh setiap organisasi pemerintahan dan organisasi nonprofit. Apakah misi universitas yang utama? Apakah misi yayasan ini, yayasan itu, apakah misi lembaga ini, lembaga itu? Apakah misi utama
direktorat jenderal ini, direktorat jenderal itu? Apakah misi badan ini, badan itu? Begitu seterusnya.
Jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan itu sangat penting dan kalau keliru dijawab bisa fatal. Misalnya, kalau jawaban terhadap misi universitas ialah terjun kedalam dunia bisnis agar menjadi kaya maka akibatnya bisa menjadi buruk, baik terhadap anak didiknya, terhadap pemerintah, maupun terhadap bangsa dan negaranya. Bagaimana misi itu dijalankan juga penting. Ini memerlukan keputusan-keputusan stratejik dan perencanaan
stratejik yang selayaknya juga disiapkan oleh setiap organisasi.

c) Business Strategy
Strategi pada tingkat ini menjabarkan bagaimana merebut pasaran di tengah masyarakat. Bagaimana menempatkan organisasi di hati para penguasa, para pengusaha, para donor dan sebagainya. Semua itu dimaksudkan untuk dapat memperoleh keuntungan-keuntungan
stratejik yang sekaligus mampu menunjang berkembangnya organisasi ke tingkat yang lebih baik.

d) Functional Strategy
Strategi ini merupakan strategi pendukung dan untuk menunjang suksesnya strategi lain.
Ada tiga jenis strategi functional yaitu:
a)     Strategi functional ekonomi yaitu mencakup fungsi-fungsi yang memungkinkan organisasi hidup sebagai satu kesatuan ekonomi yang sehat, antara lain yang berkaitan dengan keuangan, pemasaran, sumber daya, penelitian dan pengembangan.
b)     Strategi functional manajemen, mencakup fungsi-fungsi manajemen yaitu planning, organizing, implementating, controlling, staffing, leading, motivating, communicating, decision making, representing, dan integrating.
c)     Strategi isu stratejik, fungsi utamanya ialah mengontrol lingkungan, baik situasi lingkungan yang sudah diketahui maupun situasi yang belum diketahui atau yang selalu berubah (J. Salusu, p 101, 1996).
Tingkat-tingkat strategi itu merupakan kesatuan yang bulat dan menjadi isyarat bagi setiap pengambil keputusan tertinggi bahwa mengelola organisasi tidak boleh dilihat dari sudut kerapian administratif semata, tetapi juga hendaknya memperhitungkan soal “kesehatan” organisasi dari sudut ekonomi (J. Salusu, p 104, 1996).


D.   Jenis-jenis Strategi dalam menjalankan usaha
Banyak organisasi menjalankan dua strategi atau lebih secara bersamaan, namun strategi kombinasi dapat sangat beresiko jika dijalankan terlalu jauh. Di perusahaan yang besar dan terdiversifikasi, strategi kombinasi biasanya digunakan ketika divisi-divisi yang
berlainan menjalankan strategi yang berbeda. Juga, organisasi yang berjuang untuk tetap hidup mungkin menggunakan gabungan dari sejumlah strategi defensif, seperti divestasi, likuidasi, dan rasionalisasi biaya secara bersamaan.

Jenis-jenis strategi adalah sebagai berikut:

1. Strategi Integrasi
Integrasi ke depan, integrasi ke belakang, integrasi horizontal kadang semuanya disebut sebagai integrasi vertikal. Strategi integrasi vertikal memungkinkan perusahaan dapat mengendalikan para distributor, pemasok, dan / atau pesaing.

2. Strategi Intensif
Penetrasi pasar, dan pengembangan produk kadang disebut sebagai strategi intensif
karena semuanya memerlukan usaha-usaha intensif jika posisi persaingan perusahaan dengan produk yang ada hendak ditingkatkan.

3. Strategi Diversifikasi
Terdapat tiga jenis strategi diversifikasi, yaitu diversifikasi konsentrik, horizontal, dan konglomerat. Menambah produk atau jasa baru, namun masih terkait biasanya disebut diversifikasi konsentrik. Menambah produk atau jasa baru yang tidak terkait untuk pelanggan yang sudah ada disebut diversifikasi horizontal. Menambah produk atau jasa baru yang tidak disebut diversifikasi konglomerat.

4. Strategi Defensif
Disamping strategi integrative, intensif, dan diversifikasi, organisasi juga dapat menjalankan strategi rasionalisasi biaya, divestasi, atau likuidasi.
Rasionalisasi Biaya, terjadi ketika suatu organisasi melakukan restrukturisasi melalui penghematan biaya dan aset untuk meningkatkan kembali penjualan dan laba yang sedang menurun. Kadang disebut sebagai strategi berbalik (turnaround) atau reorganisasi, rasionalisasi biaya dirancang untuk memperkuat kompetensi pembeda dasar organisasi. Selama proses rasionalisasi biaya, perencana strategi bekerja dengan sumber daya terbatas dan menghadapi tekanan dari para pemegang saham, karyawan dan media. Divestasi adalah menjual suatu divisi atau bagian dari organisasi. Divestasi sering digunakan untuk meningkatkan modal yang selanjutnya akan digunakan untuk akusisi atau investasi strategis lebih lanjut. Divestasi dapat menjadi bagian dari strategi rasionalisasi biaya menyeluruh untuk melepaskan organisasi dari bisnis yang tidak menguntungkan, yang memerlukan modal terlalu besar, atau tidak cocok dengan aktivitas lainnya dalam perusahaan. Likuidasi adalah menjual semua aset sebuah perusahaan secara bertahap sesuai nilai nyata aset tersebut. Likuidasi merupakan pengakuan kekalahan dan akibatnya bisa merupakan strategi yang secara emosional sulit dilakukan. Namun, barangkali lebih baik berhenti beroperasi daripada terus menderita kerugian dalam jumlah besar.

5. Strategi Umum Michael Porter
Menurut Porter, ada tiga landasan strategi yang dapat membantu organisasi memperoleh keunggulan kompetitif, yaitu keunggulan biaya, diferensiasi, dan fokus. Porter menamakan ketiganya strategi umum.
Keunggulan biaya menekankan pada pembuatan produk standar dengan biaya per unit sangat rendah untuk konsumen yang peka terhadap perubahan harga. Diferensiasi adalah strategi dengan tujuan membuat produk dan menyediakan jasa yang dianggap unik di seluruh industri dan ditujukan kepada konsumen yang relatif tidak terlalu peduli terhadap perubahan harga. Fokus berarti membuat produk dan menyediakan jasa yang memenuhi keperluan sejumlah kelompok kecil konsumen.
(David, p.231, 2004)


E.     Menyusun strategi yang sistemtis untuk menjalankan usaha
     Menyusun strategi yang sistematis untuk menjalankan usaha, yang perlu dilakukan :
  a.      Tahap penemuan ide atau gagasan
  b.      Tahap menformulasikan tujuan
  c.      Tahap analisis :
          1)     Analisis aspek pemasaran
          2)     Analisis aspek produksi
          3)     Analisis aspek manajemen
          4)     Analisis aspek keuangan
          5)     Analisis aspek keputusan
  d.      Tahap  pengambilan keputusan
  e.      Kriteria  invetasi

Pengertian pelanggan internal adalah semua orang di dalam perusahaan mulai dari karyawan tingkat bawah sampai direksi.
Pengertian pelanggan eksternal adalah seluruh masyarakat konsumen yang membutuhkan barang atau jasa, yaitu para konsumen akhir.
Harapan pelanggan :
 a.      Kemudahan dalam memperoleh barang dan / jasa
 b.      Persyaratan barang dan jasa
 c.      Harga yang kompetitif
 d.      Cara pelayanan yang tepat
 e.      Layanan purna jual sebagai jaminan dan tanggung jawab

Pengertian persaingan adalah sesuatu yang melekat pada kehidupan dunia usaha atau bisnis itu sendiri.
Manfaat persaingan antara lain :
 a.      Mendorong wirausaha untuk mencapai prestasi didalam usahanya
 b.      Tenaga penjualan dan pemasaran akan dihargai dan dihormati
 c.      Wirausaha akan memperbaiki kualitas, kuanitas, desain/model, manfaat dsb.
 d.      Mendorong wirausaha untuk meningkatkan kerja wirausaha secara prestatif
Kiat mengatasi persaingan usaha
 a.      Faktor- faktor meningkatkan persaingan usaha
 b.      Persaingan usaha yang sehat

Hal- hal yang harus dianalisis berkaitan aspek produksi :
 a.      Lokasi operasi, dan lokasi perusahaan
 b.      Volume produksi
 c.      Mesin dan peralatan
 d.      Bahan baku dan penolong
 e.      Tenaga kerja
 f.       Layout, tata letak
F.    Perencanaan yang sistemmatis dalam menjalankan usaha
Sebuah perencanaan bisnis adalah gambaran kegiatan atau program kerja perusahaan atau wirausaha ke depan, melalui program-program yang telah ditentukan sebagai upaya untuk menggapai  tujuan  bersama.  Perencanaan  menggambarkan prediksi  dan  tindakan yang akan dilakukan dalam jangka pendek, menengah, dan panjang oleh perusahaan.
Untuk menggapai tujuan  tentunya dibutuhkan perencanaan yang strategis yang mampu mewadahi jalannya perusahaan sesuai dengan situasi dan kondisi. 
 1. Perencanaan  sebaiknya fleksibel sehingga mudah beradaptasi dengan perubahan yang disebabkan oleh permintaan pasar dan pengaruh lingkungan masyarakat.
 2. Perencanaan sebaiknya bersifat responsif atas lingkungan dan kondisi pasar.
 3. Perencanaan sebaiknya cukup kreatif untuk menginspirasi komitmen dan membuat perencanaan yang dapat menonjolkan perusahaan atau organisasi di dunia bisnis.
 4. Perencanaan sebaiknya menantang, tetapi harus membuat perencanaan yang realistis sehingg  orang dapat menerima dan mau bergabung dalam usaha Anda.
 5. Perencanaan harus fokus secara jelas, terdefinisi dengan baik

tujuan perencanaan strategis :

1.      Memberikan pemahaman pada organisasi/perusahaan mengenai posisi organisasi/perusahaan dalam pasar.
2.      Memberikan arahan dan tujuan pergerakan organisasi/perusahaan.
3.      Meningkatkan komunikasi dan motivasi orang-orang yang terlibat dan  mengetahui  prospek  bisnis  mereka  ke  depan  sehingga  dapat memotivasi  mereka  untuk  bekerja  dengan  kepercayaan  diri  dan  kerja keras.
4.      Kontrol pada masalah utama seperti kualitas, produksi, dan customer.

5.      Membantu organisasi mencapai hasil yang diinginkan dan menjadi target organisasi/perusahaan selama ini, yang telah tersusun dalam perencanaan bisnis.